Pentingnya Landing Page: Membuat Pembeli Fokus & Tertarik Membeli

Dapatkan produk kami - Panduan PLR Social Media Viral Marketing ๐Ÿ”— & Master Facebook Ads ๐Ÿ”— Sebelum Kehabisan. Sekarang!
[img.1] Pentingnya Landing Page
Courtesy of colorlib.com

Dalam mempromosikan produk, kita seringkali terlalu bersemangat menawarkan lebih dari satu penawaran. Niatannya agar ada kemungkinan calon buyer melirik salah satu dari beberapa produk kita.

Tapi justru, sebenarnya apabila calon buyer kita terganggu fokusnya terhadap detail informasi produk kita, mereka lebih tidak mau membeli produk kita saat itu.

Lalu bagaimana agar calon buyer kita fokus ke produk kita? Buatlah halaman khusus untuk satu produk unggulan kita!

Sehingga jika calon buyer melihat produk kita pada satu halaman, dilengkapi dengan keterangan fitur, benefit, atau bahkan video penjelasan, maka pilihan mereka hanya ada dua.

Beli atau Tidak!

Dengan begitu, persentase keputusan calon buyer anda menjadi 50% : 50%. Artinya keputusan membeli mereka menjadi 50%!

Coba bayangkan, jika dalam satu halaman penjualan anda ada banyak elemen seperti tombol social-media, kolom subscribe, menu kategori, pilihan produk lainnya, dll.

Masing-masing keputusan bisa tereduksi hingga 10% atau bahkan 5%.

LIHAT JUGA: Sulit Membuat Landing Page yang Menghipnotis Pembaca jadi Pembeli? Pakai Ini Jadi Mudah!

Mengapa Landing Page membuat Pengunjung ‘Kebelet’ Beli?

[img.2] Contoh Ebook-landing-page
Courtesy of leadpages.net
Menurut HubSpot, salah satu sebab Landing Page mudah untuk menarik pembeli adalah mereka membuat produk anda lebih ‘Hidup’ dimata pengunjung.

Selain itu, dari 1 landing page anda lebih bisa dengan mudah memetakan calon buyer sesuai interest mereka masing-masing.

Misalnya; dari website niche bisnis anda, ada 5 landing page yang berisikan:

  1. eCourse Premium berupa PDF
  2. eCourse Premium berupa Video Series
  3. Freebies alias produk gratis yang membutuhkan subscribe, share, dll.
  4. Halaman tutorial edukasi

dan lain-lain.

Dari 4 halaman itu saja, kita bisa melihat berapa banyak diantara total pengunjung anda yang suka dengan produk Gratis, produk Premium berbayar, produk yang bentuknya video atau pdf, dll.

Dari sana bisa terbagi mana yang ‘Cold-Warm-atau-Hot Traffic‘, sehingga mudah bagi kita untuk menentukan kemana arah campaign kita.

BACA JUGA:ย Strategi Bisnis Online yang Saya Pelajari dari Denny Santoso

Tapi ada alasan mengapa masih jarang bisnis yang menggunakan Landing Page, lebih sering kita disuguhkan halaman yang berisikan banyak produk.

Menurut ‘MarketingSherpa‘, hal itu dikarenakan banyak yang belum paham bagaimana membuat Landing Page.

Atau jika sudah bisa, mereka bingung bagaimana membuat lay-out yang bagus dan terbukti convert.

Maka dari itu, diperlukan template-template yang cocok dengan niche sebuah bisnis agar bagian marketing mudah mengeksekusinya.

Artikel selanjutnya, mungkin saya akan berbagi tentang cara saya membuat sebuah landing page.

Namun jika anda ingin mencoba-coba membuat, anda bisa pakai Elementor yaitu plug-in gratis yang bisa di-install di wordpress. ๐Ÿ˜‰

SEBARKAN KE TEMAN-TEMANMU & BERIKAN KOMENTAR DIBAWAH INI! ๐Ÿ™‚

Loading...

Raafi
Find me on:

Raafi

Seorang blogger sejak 2010 yang menyukai bidang-bidang bisnis, fashion dan segala hal yang berkaitan dengan event planning.
Raafi
Find me on:

Be the first to comment

Bagaimana Pengalaman Bisnismu? Bagikan dengan Kami ;)