Tips & Strategi Optimasi Pemasaran buat Instagram Bisnis

Dapatkan produk kami - Panduan PLR Social Media Viral Marketing 🔗 & Master Facebook Ads 🔗 Sebelum Kehabisan. Sekarang!
[img.1] Buat-Instagram
Courtsey of Pixabay.com

Marketing yang mengedepankan visual bisa memberikan banyak benefit bagi campaign promosi kita. Itulah yang membuat para pemasar Produk kini lebih banyak mempersiapkan promosi buat Instagram, karena platform ini mengedepankan visual berkualitas yang ditawarkan kepada user-nya.

Platform Instagram sendiri sudah memiliki 700 juta pengguna aktif per bulan hingga tahun 2017 ini. Itu artinya ada manusia dengan 3x jumlah penduduk Indonesia yang scroll newsfeed Instagram setiap bulannya.

Hal itulah yang membuat platform ini gurih untuk digunakan sebagai promosi, karena selain banyak dipakai tapi penggunanya juga adalah anak-anak muda yang mengenal trend dan teknologi. Sehingga produk-produk seperti baju, tas, sepatu, serta hal-hal berbau fashion akan laku keras disini.

Memaksimalkan Instagram sebagai Platform Marketing

[img.2] Stragtei Instagram Bisnis
Courtsey of Pixabay.com
Namun strategi promosi buat Instagram tidak bisa hanya asal saja, posting berkali-kali tanpa ada pola dan strategi hanya akan membuat anda terlihat seperti Spammer.

Maka perlu adanya pemahaman Instagram Marketing atau pengetahuan Instagram bisnis sehingga aktivitas promosi Anda bisa efektif dan berpengaruh terhadap penjualan. Berikut saya berikan tips-tips mudah mengoptimasi buat Instagram.

1. Siapkan Konten yang Unik & Original

Kurang lebih sudah 7 tahun Instagram hadir di gadget-gadget kita, maka jika Anda baru saja menggunakannya tahun-tahun belakangan ini, artinya Anda harus bersaing dengan para ‘Senior User’ yang sudah 5 tahun lebih berkecimpung disini.

Hampir sulit untuk bisa mengejar ketertinggalan kita, tapi bukan mustahil. Rahasianya adalah dengan mempersiapkan konten yang Original!

Siapa yang tidak ingin kontennya mendapatkan Like & Comment yang ‘bejibun’ pada post-nya di Instagram? Tapi apa semua bisa melakukannya? Jawabannya bisa!

Buat Instagram sendiri untuk bisa berhasil, Anda perlu menemukan konten yang Unik dan Khas milik Anda sendiri. Tidak sembarang ambil dari orang lain, apalagi copy-paste.

Konten tersebut bisa bercerita tentang diri Anda, proses penemuan Brand, story atau latar belakang Anda memilih bisnis tersebut, cerita inspiratif di sekitar kawasan Anda, dll.

Atau paling tidak, jika ingin membahas konten yang sama dengan orang lain, lakukanlah kurasi atau paraphrase yaitu menulis kembali berita tersebut dengan kata-kata sendiri.

BACA JUGA: Tips & Strategi Post di Social-Media agar ‘Reach’ postingan Tinggi

2. Ambil Gambar dengan Kualitas Bagus

Sejalan dengan paragraf pertama saya, Instagram adalah platform yang mengedepankan visual. Maka dengan begitu gambar yang Anda post haruslah juga bagus, baik itu berbentuk vector atau foto hasil tangkapan Anda sendiri buat Instagram.

Khusus untuk produk, gunakan latar belakang yang cukup membuat produk tersebut menonjol. Pilih warna-warna terang jika produk Anda sedikit gelap, atau pilih warna gelap jika produk Anda berwarna cerah.

Umumnya, untuk produk orang-orang menggunakan latar putih atau sebaliknya hitam. Tapi Anda bisa juga bereksperimen dengan warna-warna pastel atau comic.

Untuk latar belakang, daripada kain lebih baik Anda menggunakan kertas karton yang dijepit menggantung lalu dasarnya untuk pijakan. Hal ini dikarenakan bahan kertas tidak memantul, sehingga tidak akan ada berkas cahaya yang bisa merusak gambar Anda.

Courtesy of marketingforowners.com

Sedangkan untuk gambar selain produk, misalkan cerita (story), Anda bisa ambil foto apapun yang relevan dengan produk Anda. Asalkan kualitas gambar tersebut bagus, maka foto tersebut pantas untuk di post.

viral post instagram
Courtesy of albawaba.com
Hint: Jika kualitas kamera Anda kurang baik (misalnya kamera HP), gunakan filter yang tepat agar pixel gambar tersamarkan.

3. Post pada Waktu Terbaik

Seperti yang sama-sama pernah kita bahas sebelumnya, ada waktu-waktu terbaik untuk melakukan post di Instagram. Waktu tersebut adalah 6.00 sore hingga 7.30 malam di hari-hari biasa, dan 11 pagi di akhir minggu (weekend).

Alasannya adalah karena di jam-jam tersebut, pengguna Instagram sering melihat-lihat newsfeed mereka.

Sebenarnya untuk setiap akun, ada perbedaan timing yang cukup signifikan agar engagement setiap postingan tinggi. Untuk itu, ada website yang bisa Anda gunakan untuk menganalisa jam berapa saja follower Anda online, sehingga kemungkinan besar postingan Anda akan banyak dilihat serta mendapatkan Like & comment tinggi.

Website tersebut adalah Iconosquare.com. Website yang akan menganalisa waktu terbaik buat Instagram akun Anda.

Cukup dengan beberapa menit saja untuk mendaftar Free-trial Account, maka mereka akan menganalisa waktu terbaik posting untuk Anda.

BACA JUGA: Apa Saja Update Fitur Social-media Terbesar Dunia di tahun 2016?

4. Beri ‘Shout-out’ Kepada akun Sejenis dengan re-post

Jika Facebook dan twitter punya fitur yang bisa menyebarkan sebuah konten, yaitu share dan retweet, maka sayangnya buat Instagram mereka belum meluncurkan fitur yang serupa. Padahal menyebarkan konten bisa bermanfaat bagi dua pihak.

Untuk si pemilik konten; yaitu tersebarnya konten mereka, dan penyebar konten; yaitu memiliki konten yang bisa di share kepada audience-nya.

Tapi tidak mengapa, ada beberapa apps yang memberikan fitur tersebut. Teknisnya adalah Anda melakukan repost konten tersebut di akun Anda, dengan me-mention kepada si pemilik konten tersebut.

Sehingga Anda memiliki konten, dan pemilik konten asli juga diperkenalkan lewat mention-an tersebut. Benefit lain bagi Anda, adalah jika Anda melakukan re-post terhadap akun besar maka pemilik akun tersebut menjadi kenal terhadap akun Anda.

Kedepannya boleh jadi Anda bisa menjalin kolaborasi atau project bersama.

Aplikasi yang saya sebutkan di atas ada beberapa jenis, diantara yang paling populer adalah:

  • Repost for Instagram
  • Save & Repost for Instagram
  • Insta Repost for Instagram
  • Regram (Repost for Instagram)
  • Repost for Instagram RepostIt
[img.3] Instagram
Courtsey of Pixabay.com

5. Maksimalkan ‘Hashtag’ (#) untuk Pencarian

Terakhir, ada elemen yang harus Anda masukkan pada postingan Instagram Anda agar mendapatkan engagement terbaik. Elemen tersebut adalah hashtag (#) yang relevan serta banyak pencariannya.

Hashtag sendiri sebenarnya sudah diterapkan lama oleh twitter, salah satu fungsinya adalah untuk membuat ‘Trending’ untuk sebuah tema.

Pada Instagram sendiri, hashtag digunakan untuk meningkatkan kemunculan post Anda pada fitur explore melalui hashtag. Artinya, saat Anda men-tap sebuah hashtag di Instagram, maka semua posting yang menggunakan hashtag tersebut akan bisa Anda lihat pada tab explore.

Maka dari itu, gunakan hashtag yang relevan untuk post Anda. Selain itu, pilihlah hashtag yang memang populer digunakan di Instagram.

Bagaimana caranya?

Cukup ketik hashtag (#) lalu tambahkan 1 atau 2 kata yang relevan, maka akan ada suggestion dari Instagram yang dilengkapi dengan jumlah post yang menggunakan hashtag tersebut di Instagram.

Courtesy of logicbaseinteractive.com

Catat dan pilihlah hashtag yang relevan dan populer tersebut, gunakan pada setiap post Anda. Jika rasanya terlalu banyak Anda gunakan pada postingan, tambahkan hashtag tersebut di kolom komentar.

Berikan Rasa dan Hati di Postingan Anda, Terutama buat Instagram

[img.4] Postingan-Menyentuh
Courtsey of Pixabay.com
Meski tehnik-tehnik di atas mayoritas adalah strategi yang teknis, janganlah lupa bahwa social-media adalah media sosial yang fungsinya untuk bersosialisasi. Para follower mengikuti sebuah akun karena mereka ingin menjalin hubungan sosial dengan Anda atau Brand Anda.

Maka berikanlah konten-konten yang memiliki value, personal dan bermanfaat bagi mereka. Jika mereka sudah terikat dengan Brand Anda, besar kemungkinan mereka akan membeli produk Anda juga. (Raf)

SEBARKAN KE TEMAN-TEMANMU & BERIKAN KOMENTAR DIBAWAH INI! 🙂

Loading...

Raafi
Find me on:

Raafi

Seorang blogger sejak 2010 yang menyukai bidang-bidang bisnis, fashion dan segala hal yang berkaitan dengan event planning.
Raafi
Find me on:

Be the first to comment

Bagaimana Pengalaman Bisnismu? Bagikan dengan Kami ;)