Membuat Website Toko Online Sederhana Namun Powerfull

Dapatkan produk kami - Panduan PLR Social Media Viral Marketing 🔗 & Master Facebook Ads 🔗 Sebelum Kehabisan. Sekarang!
membuat website toko online

Membuat website toko online sangatlah penting, ia bagaikan toko pada umumnya dalam bisnis konvensional (offline), atau bisa lebih sederhana lagi website ialah sebuah lapak untuk pebisnis menjajakan dagangannya di dunia maya. Namun masih banyak ditemuan pelaku bisnis online yang bingung dalam membuat website toko online di internet. Mau seperti apa bentuknya? Bagaimana cara membuatnya? Layout apa yang cocok?

Sebenarnya membuat website toko online tidak perlu ribet, bahkan kadang tidak perlu mengikuti pakem layout yang ada sekarang. Dengan desain web yang sederhana, kita bisa mendapatkan hasil yang powerfull.

Baca juga: Desain Web untuk Tingkatkan Omzet Bisnis Online

Aan Aunurofil dari webhostmu.com berbagi pengalamannya dalam membuat website toko online. Ia membuat website dengan layout sederhana dengan WordPress, yang didesain khusus agar pengunjung yang tertarik untuk membeli dapat langsung mengisi form pemesanan atau paling tidak menghubungi via SMS/ telepon.

website toko online sederhana

Seperti screen-shot diatas, dapat dilihat mas Aan menggunakan landing page atau squeeze page yang ditambah dengan form order pada right sidebar, yang ditambahkan dengan info kontak untuk memudahkan orang untuk menghubungi penjual. Karena kadang tak semua calon pelanggan langsung akan membeli, dengan adanya kontak maka mereka bisa bertanya-tanya terlebih dahulu, disinilah peran CS untuk bisa membuat closing terhadap calon pelanggan.

Pembuatan website dengan strategi seperti ini sebenarnya bisa cukup dengan 10 item produk display. Selanjutnya bisa ditambahkan seiring bertambahnya produk kita.

Untuk bentuk layout atau strktur website, bisa disusun sebagai berikut:

Halaman depan “Home”, dapat diisi dengan squeexe page atau pengantar yang mendeskripsikan toko online kita maupun produknya.

  1. Halaman “Tentang Kami”, di halaman ini Anda bisa mengisi dengan profil singkat usaha Anda.
  2. Halaman “Produk”, disinilah dimana produk display Anda ditempatkan agar para calon pelanggan bisa melihat-lihat deskripsi, foto, harga atau bisa diberikan detail bahannya. Untuk memudahkan, berikan button “belanja” atau “add to cart” yang biasanya terintegrasi lewat plugin di wordpress, atau dengan sederhana bisa diberikan form pemesanan.
  3. Halaman “Blog”, disini Anda bisa memberikan tips-tips yang berkaitan dengan produk Anda. Dengan begini selain berbelanja, pengunjung bisa mendapatkan manfaat dari website toko online Anda. Jika calon pelanggan senang dengan artikel Anda, maka tidak segan-segan mereka akan “share” sehingga teman-temannya juga bisa melihat website toko online Anda.
  4. Halaman “Cara Pemesanan”, disini Anda bisa memberi tahu bagaimana cara order lewat website Anda untuk calon pelanggan yang masih binggung menggunakannya.
  5. Halaman “Kontak”, diisi dengan alamat, nomor yang bisa dihubungi dan form kontak.

Baca juga: Apa Saja Elemen dalam Website berbasis WordPress?

Poin-poin diatas digunakan untuk website “semi toko online”. Lalu bagaimana dengan Full Toko Online?

Untuk yang lebih lengkap, Anda bisa mengakses wordpress.org/theme untuk mendapatkan macam-macam template toko online yang bisa digunakan oleh website Anda. (Raf/Web)

Loading...

Raafi
Find me on:

Raafi

Seorang blogger sejak 2010 yang menyukai bidang-bidang bisnis, fashion dan segala hal yang berkaitan dengan event planning.
Raafi
Find me on:

Be the first to comment

Bagaimana Pengalaman Bisnismu? Bagikan dengan Kami ;)