Apa Saja Elemen dalam Website berbasis WordPress?

Dapatkan produk kami - Panduan PLR Social Media Viral Marketing 🔗 & Master Facebook Ads 🔗 Sebelum Kehabisan. Sekarang!
Membuat Website dengan Wordpress

Dalam membuat sebuah website memang banyak cara yang bisa digunakan. Beberapa orang cukup nyaman menggunakan HTML, ada pula yang merasa perlu menggunakan Joomla, lalu jika sudah merasa advance menggunakan CSS bisa jadi pilihan.

Tapi dari berbagai cara membuat sebuah website, ada satu cara yang paling populer diantara para web develoer. Apa itu? Ialah menggunakan WordPress.

Top Usage of CMS

Perlu diketahui sebelumnya, wordpress adalah website yang dipakai pengguna internet untuk membuat sebuah blog gratisan hingga berbayar. Ada 2 jenis wordpress, yaitu wordpress self-host yang dapat diakses di wordpress.org sedangkan yang satu lagi adalah wordpress dengan hostingan dari wordpress sendiri yang bisa diakses di wordpress.com. Untuk informasi tambahan, wordpress ditemukan oleh Matthew Charles Mullenweg diumur yang masih belia yaitu 18 tahun.

Membuat Website dengan WordPress

Sebenarnya apa yang akan dibahas berikut ini adalah pengetahuan dasar tentang apa saja yang ada di dalam sebuah website, bedanya kali ini wordpress menjadi fokus utamanya. Mungkin saja tak akan jauh bedanya dengan cara lain yaitu HTML, Joomla & CSS.

Baca juga: Desain Web untuk Tingkatkan Omzet Bisnis Online

Lalu apa saja elemen-elemen di dalam sebuah website, khususnya berbasis WordPress? Berikut diantaranya.

1. Hosting

Setiap website memerlukan sebuah hosting, baik itu hosting lokal maupun luar negeri. Jika website adalah sebuah rumah, maka hosting bisa diibaratkan “tanah” dari web tersebut. Sebesar apa rumah anda tentu tergantung dari “tanah” yang tersedia bukan? Maka hosting bisa kita pilih berdasarkan kapasitas mereka, seperti memilih tanah ingin luas berapa.

Hosting akan memuat besar data yang ditanggung oleh website anda, misalnya konten artikel, foto & video, traffic dan lain-lain. Maka jika sebuah website sudah berisikan banyak konten, pengunjung ramai, maka diperlukan hosting yang besar pula utnuk menanggung beban website anda.

2. Domain

Jika kita masih menggunakan analogi rumah, jika hosting adalah “tanah” dari website kita maka domain adalah “alamat” dari website kita. Jika kita ingin mengunjungi rumah teman, tentu kita tidak akan menemukannya jika alamat rumah teman tersebut tidak kita ketahui kan?

Maka domain akan memudahkan orang untuk mengakses website kita. Beberapa jenis domain diantaranya adalah: .com (terpopuler dan Internasional), .co.id & web.id (website Indonesia saja), .co, .ac.id (situs akademik Indonesia), .tk (biasanya domain gratis) dan masih banyak lagi jenis-jenisnya.

3. CMS (Content Management System) WordPress

Nah, ini yang membedakan website berbasis HTML, Joomla, CSS, dan lain-lain dengan WordPress. Saat anda ingin menggunakan wordpress dalam me-menej web anda, maka diperlukan instalasi wordpress agar dapat di install pada cPanel hosting anda.

Dengan CMS WordPress ini, anda dapat mengatur konten apa saja yang ingin anda tampilkan pada website anda. Dari artikel apa saja, foto & video apa yang ingin dibagikan, bagaimana tampilan website anda, bagaimana navigasinya, warna, palette, logo hingga design, dan banyak lagi yang dapat diatur dalam CMS ini. Beberapa fasilitas dasar yang perlu diketahui pada CMS WordPress adalah:

  • Dashboard : Tempat dimana anda bisa melihat “beranda” anda sebagai admin pada web anda
  • Post : Digunakan untuk memposting artikel baik tulisan saja, ataupun dengan foto & video
  • Media : Tempat dimana foto & video disimpan dengan namanya masing-masing
  • Link : Tempat anda menyimpan link-link penting yang akan anda tampilkan nantinya
  • Pages : Untuk membuat halaman-halaman pada website anda, seperti: Home, About, Contact Us, dll.
  • Comments : Tempat dimana komentar pengunjung dapat dimoderasi
  • Feedback : Tempat mendaratnya hasil dari isian form atau poling dari pengunjung website anda.
  • Appearance : Opsi ini digunakan untuk mengatur design tampilan website anda, baik posisi layout, tema yang akan dipakai, interface yang akan dihadirkan kepada pengunjung
  • Plugin : Berbagai macam tools yang bisa anda download dari berbagai developer untuk memperbagus performance website anda. Silahkan lihat koleksi dari wordpressnya disini
  • Users : Tempat para user men-setting profil mereka, ini berguna jika admin web lebih dari satu
  • Tools : Jika pada plugin adalah alat semacam extras atau tambahan, tools disini adalah alat bawaan dari wordpress yang gratis.
  • Setting : Alat untuk men-setting hal-hal umum pada WordPress anda.

Itulah hal-hal dasar yang perlu anda kenali sebelum membuat sebuah website, baik itu HTML, Joomla, CSS maupun WordPress sendiri. Jadi jika anda lebih familiar dengan cara selain WordPress tersebut, maka tinggal ganti poin ke-3 dengan cara pilihan anda (HTML, Joomla, CSS). Tapi untuk membahas yang lainnya akan ada waktunya nanti.

Baca juga: 9 Peranan Website Dalam Bisnis Anda

Meskipun banyak cara lain, saya tetap menyarankan untuk menggunakan WordPress. Karena selain sudah banyak yang menggunakannya, mudah (banyak tersedia template design gratis, plugin, dll), juga dapat dibuat sesuai keinginan kita sebagai pemilik website.

Jadi bagi anda yang sering bermain internet, browsing sana-sini tapi belum memiliki website? berarti anda sudah jauh tertinggal dengan orang-orang lainnya. Selamat mencoba! (Raf)

SEBARKAN KE TEMAN-TEMANMU & BERIKAN KOMENTAR DIBAWAH INI YA! 🙂

Loading...
Raafi
Find me on:

Raafi

Seorang blogger sejak 2010 yang menyukai bidang-bidang bisnis, fashion dan segala hal yang berkaitan dengan event planning.
Raafi
Find me on:

2 Comments

  1. ooh gitu ya caranya, makasih mas atas panduannya, kebetulan saya baru akan memulai bikin website. oh iya website toko online cocok juga kan pake wordpress?

    • Sama-sama mas, semoga berguna. Untuk toko online, wordpress cocok sekali, bahkan dengan bermacam-macamnya plugin dari WP bisa mengoptimasi toko online kita.

Bagaimana Pengalaman Bisnismu? Bagikan dengan Kami ;)