Mengapa Pekerjaan Kantor diperlukan untuk Anda yang belum Siap Memulai Bisnis2 min read

Dapatkan produk kami - Panduan PLR Social Media Viral Marketing šŸ”— & Master Facebook Ads šŸ”— Sebelum Kehabisan. Sekarang!
[img.1] Perlunya Karir sebelum Bisnis
Courtesy of Google Images
Loading...

ā€œApakah Anda pernah bermimpi membuka bisnis sendiri?ā€

ā€œApa yang membuat Anda merubah pikiran dan tetap bekerja sebagai pegawai?ā€

Pertanyaan yang sangat susah untuk dijawab oleh sebagian besar masyarakat, terutama masyarakat kelas menengah.

Bukan rahasia bahwa bekerja di kantor merupakan suatu pilihan yang jauh lebih aman dan meyakinkan daripada memulai usaha sendiri. Namun begitu, tak sedikit dari pegawai kantoran tersebut sebenarnya juga ingin membuka bisnis sendiri, terlepas dari belenggu “8 to 5” setiap hari.

Tapi kita semua tahu bahwa bisnis memiliki berbagai risiko, dan pun jika sudah memulai kita tidak dapat menjamin pendapatan akan tinggi bahkan sama dengan gaji sebelumnya.

BACA JUGA:Ā Ini 7 Sifat yang Cocok untuk Menjadi Pengusaha

Survei TimĀ Jooble tentang Kondisi SDA

Tim Jooble, agregator internasional lowongan kerja, telah membuat penelitian khusus tentang tendensi-tendensi alokasi sumber daya manusia berdasarkan jenis profesi mereka, yaitu pegawai atau pengusaha.

Para peserta yang diwawancarai diberi pertanyaan-pertanyaan berikut:

  1. Apakah Anda bekerja di kantor atau mempunyai bisnis sendiri?
  2. Apakah waktu kuliah Anda benar-benar ingin menjadi staf kantoran?
  3. Kenapa Anda sedang tidak merubah profesi dengan menjadi pengusaha?

Dari hasil penelitian tersebut, kita dapat melihat bahwa 73% peserta menjawab bahwa mereka bekerja sebagai pegawai, dan hanya sisanya pengusaha.

[img.2] Statistik kuesioner
Courtesy of id.Jooble.org
Setelah itu, 73% tersebut diberi pertanyaan yang kedua, yakni apakah mereka benar-benar ingin menjadi pegawai dari dulu?

[img.3] Statistik kuesioner 2
Courtesy of id.Jooble.org
Hampir semua dari jumlah tersebut (81%) menjawab ā€œtidakā€, dan hanya sedikit memberi jawaban ā€œyaā€.

Loading...

Di sini kita dapat melihat bahwa sebenarnya mayoritas pegawai tidak pernah bermimpi bekerja di kantor. Hal itu mereka ambil karena faktor ‘keamanan’ yang didapatkan.

BACA JUGA:Ā Kiat-kiat Berbisnis ala Dahlan Iskan

Mereka secara ‘terpaksa’Ā masuk kehidupan yang rutin ini karena banyak faktor. Beberapa contoh misalnya:

  1. ā€œTidak punya cukup waktu untuk membangun Bisnisā€
  2. ā€œSudah punya keluarga, sehingga tidak berani membuka usahaā€
  3. ā€œJika membuka Bisnis, tidak tahu bisnis apa yang ingin dibukaā€
  4. ā€œTidak punya cukup uang untuk memulai Bisnisā€

Kurangnya Pengalaman jadi Alasan Paling Banyak

Tapi, seringĀ jugaalasan utama banyak orang tidak berani membuka bisnis sendiri adalah kurangnya pengalaman.

Nah, di sini kita harus realitis memandang sebuah kondisi. Diperlukannya perjalanan kita sebagai staf kantoran di sebuah perusahaan atau organisasi, bisa mengantarkan pada pengalaman yang sesungguhnya.

Selama bekerja di suatu jabatan, kita terus mengembangakan keterampilan dan pengetahuan kita di bidang tertentu. Dengan menyelesaikan tugas-tugas atasan dan berkomunikasi dengan rekan kerja, kita belajar bagaimana interaksi yang terjadi di dalam sebuah bisnis atau perusahaan.

Kita pun mengenal budaya perusahaan (company culture) yang bisa diimplementasikan pada Bisnis kita nanti.

Selain itu, bekerja di kantor dapat membantu mencari link (kenalan) yang berguna, yang mungkinĀ juga bisa menyuntikkan modal untuk dapat pengembanganĀ usaha sendiri di masa depan.

Determinasi Memegang Peran Penting

Jika Anda memang ingin menjadi seorang pengusaha, janganlah putus asa kerena keterbatasanmu. Carilah jalan keluar untuk bisa mencapainya.

Salah satunya yaitu dengan mencoba bekerja terlebih dahulu dengan orang lain,Ā agar darisana Anda bisa belajar tentang banyak hal, bisnis ataupun kehidupan (mentalitas) seorang pengusaha. šŸ˜‰ (Raf)

SEBARKAN KE TEMAN-TEMANMU & BERIKAN KOMENTAR DIBAWAH INI! šŸ™‚

Loading...

Raafi
Find me on:

Raafi

Seorang blogger sejak 2010 yang menyukai bidang-bidang bisnis, fashion dan segala hal yang berkaitan dengan event planning.
Raafi
Find me on:

Be the first to comment

Bagaimana Pengalaman Bisnismu? Bagikan dengan Kami ;)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.