Pentingnya Cara Menghitung Profit Bisnis yang Benar

Dapatkan produk kami - Panduan PLR Social Media Viral Marketing 🔗 & Master Facebook Ads 🔗 Sebelum Kehabisan. Sekarang!
cara menghitung profit
Courtesy of sbcglobal.co.id

Saat awal-awal berbisnis, alangkah bahagianya kita saat order berlimpah. Padahal saat pertama membuka usaha tak terpikir akan banyak order berdatangan.

Namun, lama-kelamaan kita jadi berpikir. Kok order yang banyak ini masih membuat saya kesulitan dalam stok barang, meng-hire karyawan sebagai tenaga lebih, perkembangan bisnis dan lain-lain.

Mungkin ada satu hal yang anda belum lakukan, atau jika sudah masih kurang teliti. Apakah hal itu? Yaitu menghitung ‘Profit Bisnis’.

menghitung profit bisnis
Courtesy of naijapreneur.com

Pada awal mula membuka bisnis pribadi, seringkali kita mencantumkan rekening pribadi kita sebagai rekening pembayaran produk yang pelanggan beli. Namun seringkali juga kita terlupa untuk menghitung berapa uang yang masuk ke rekening pribadi kita, alhasil hasil pemasukan dari bisnis akan tercampur dengan segala keperluan pribadi sehari-hari. Pada akhirnya kita juga yang akan bertanya-tanya, “Kemana ya uang hasil orderan saya?”

Mengetahui bisnis anda sudah profit tidaklah cukup, perlu ada perencanaan atas dikemanakannya hasil penjualan bisnis anda. Salah satu cara adalah dengan mengetahui cara menghitung profit bisnis anda.

Baca Juga: Modal Kecil Untung Besar: Perjuangan Bisnis Pak Junaidi

Mengetahui Cara Menghitung Profit Bisnis

Seperti pada e-book yang kami bagikan gratis, ada rumus sederhana menghitung profit kita:

Selisih antara PEMASUKAN dan PENGELUARAN

Namun menghitung profit keseluruhan rasanya tidaklah mendetail, ada yang namanya Profit per Product, Profit per Personnel, baru sehabis itu Overall Profit atau profit keseluruhan. Ingin tahu cara mendetail menghitung profit? Download e-book GRATIS dari kami yang ada pada sidebar kanan atas artikel ini.

Oke, agar perhitungan profit bisnis anda mudah maka anda perlu melakukan beberapa hal berikut ini.

1. Pisahkan Rekening Pribadi dengan Bisnis

Seperti yang pada awal artikel sebutkan, mencampur rekening bisnis dengan rekening pribadi dapat mengaburkan data profit bisnis anda yang sesungguhnya. Walaupun anda mencatatnya, terkadang ada yang terlewat saat melihat sisa uang di rekening anda. Maka sebelum hal itu terlambat, pisahkan segera.

Memisahkan rekening tabungan juga sebenarnya tidak perlu membuat tabungan baru di Bank lain, ini jika anda sudah kadung nyaman dengan pelayanan Bank anda sebelumnya. Karena anda bisa membuat lebih dari satu akun Bank dengan nama anda juga, yang berbeda nanti adalah nomor rekening, ATM dan Buku Tabungan saja.

2. Siapkan minimal 2 Map atau Binder untuk Pencatatan

Karena bisnis online anda masil awal mula, maka pencatatan belum memerlukan banyak tempat. Saran saya minimal memiliki dua tempat untuk mengumpulkan data, yaitu tempat resi pengiriman dan catatan arus kas masuk dan keluar. Resi disini adalah resi pengiriman anda yang memakai jasa pengiriman, sedang Bon adalah apa-apa saja catatan pengeluaran yang Anda lakukan.

Baca Juga: 10 Cara Memulai UKM yang Sukses

3. Pelajari lebih lanjut ilmu Akuntansi Basic

Langkah ketiga ini diperlukan agar anda memiliki ilmu lanjutan tentang pencatatan keuangan. Ada beberapa istilah yang perlu anda ketahui, seperti neraca bisnis, cash-flow, financial planning, jurnal dan lainnya. Lain kali kami akan undang seseorang yang expert untuk berbagi tentang cara menghitung profit bisnis disini.

Namun jika anda ingin lebih fokus disatu hal dalam bisnis anda seperti produksi, silahkan hire seseorang untuk menghitungkan rencana akuntansi bisnis anda. Kini sudah banyak financial planner yang menyediakan jasa pribadi untuk menghitung keuangan pribadi anda.

Kesimpulan

Pengalaman saya berbisnis, perhitungan profit ini perlu, karena bagi pebisnis pemula akan banyak keinginan yang muncul dan dapat berakibat menjadi pengeluaran tak terduga. Misalnya anda ingin meningkatkan skill bisnis anda, maka aka nada pengeluaran untuk mengikuti seminar dan workshop. Atau ingin meningkatkan service pelayanan, maka akan ada pengeluaran untuk membeli software, dan banyak macamnya.

[img.2] menghitung profit dibanding pengeluaran
Courtesy of companybug.com
Jika profit tidak dihitung, maka uang anda akan habis pada hal-hal diatas. Kata Kang Rendy Saputra CEO Keke Busana, jika nilai profit sudah diketahui (omzet – modal) maka pembagian yang seharusnya adalah; 10% gaji kita, 20% operasional, 20% pengembangan bisnis dan 50% diputar lagi untuk jadi modal bisnis.

Jadi, mulai hitung profitmu sekarang! Jangan biarkan uang bisnismu melayang tak berbekas. (Raf)

SEBARKAN KE TEMAN-TEMANMU & BERIKAN KOMENTAR DIBAWAH INI YA! 🙂

Loading...

Raafi
Find me on:

Raafi

Seorang blogger sejak 2010 yang menyukai bidang-bidang bisnis, fashion dan segala hal yang berkaitan dengan event planning.
Raafi
Find me on:

Be the first to comment

Bagaimana Pengalaman Bisnismu? Bagikan dengan Kami ;)