Begini Cara Mengatur Target Omset Bisnis Online Anda!

Dapatkan produk kami - Panduan PLR Social Media Viral Marketing šŸ”— & Master Facebook Ads šŸ”— Sebelum Kehabisan. Sekarang!
[img.1] Omset Bisnis Online
Courtesy of belajarbisnisinternet.com

Dalam teorinya, omset bisnis online itu dapat diatur denganĀ rumus 3% (beberapa diatas atau dibawah itu).

Bahwa sebuah produk akan terkonversi menjadi uang jika mengalami proses sebagai berikut:

Dilihat ā†’ Dicerna ā†’ Dibeli

Ketiga proses tersebut, masing-masing berlaku teori 3% yang saya sebutkan di awal artikel tadi.Ā Lalu apa maksud dari 3% itu?

Jadi sebuah produk yang banyak Dilihat target pasar, hanya 3% yang akan mencerna iklan tersebut.Ā Nah, dari 3% tadi kurang lebih juga hanya ada 3% yang membeli saja.

Sehingga, jikaĀ ada iklan sebuah produk yang dilihat oleh 3000 orang, maka hanya ada 100 orang yang mencerna. Dan dari 100 orang yang mencerna tersebut, hanya ada 3 orang yang (mungkin) akan membeli.

Omset Bisnis Online dapat Ditingkatkan, Bagaimana Caranya?

Tapi persentase 3% tersebut bisa naik, bisa juga turun. Tergantung 3 hal lagi, apa itu?

1. Kekuatan Design Iklan

[img.2] Omset Bisnis Online naik Berkat Design yang Bagus
Courtesy of Google Images
Sebuah design iklan produk yang ‘eye-catching’ akan membuat target konsumen yang melihat terpana.

Mereka akan menilai kalau produk kita adalah produk yang memilikiĀ value tinggi serta Kualitas yang tidak sembarangan!

Mengapa? Karena lewatĀ design kita bisa memberikan penjelasan produk kita, apakah premium, ritel atau terbatas.

Produk HeadphoneĀ “Beats” menghabiskanĀ budget produksi mereka pada elemen promosi, sepertiĀ endorsement lewat artis Hollywood, atlet International, dan lain sebagainya.

Beats Hadphone
Courtesy of Gizmodo.com

Hal itu pun terbukti, bahwa omset bisnis online dari “Beats” meningkat tajam dibanding pesaing lainnya di industri yang sejenis.

ADVERTISEMENT

2. Kekuatan Copywriting

[img.3] Kekuatan Copywriting
Courtesy of lucrativepen.com
Kata-kata yang powerfull, akan men-drive target konsumen untuk tergerak membeli produk kita.

Ini terjadi dengan pendekatan ‘storytelling’ alias ‘bercerita’.

Banyak marketer dunia memberlakukan cara beriklan seperti ini (storytelling), karena bentuk ini dapat memberikan emosi yang bagus kepada target kita.

SehinggaĀ target konsumen akan mengalami beberapa perasaan, diantaranya;

  • Mereka diperhatikan produk, dan
  • Mereka diberikan solusi oleh produk dan mereka merasa dekat dengan produk.

3. KekuatanĀ Urgensi

[img.4] Kekuatan Urgensi
Courtesy of welivesecurity.com
Poin ketiga saya anggap sebagai hal yang paling kuat untuk menaikkan persentase konversi diatas, yaitu sebuah ‘Urgensi’.

Jika seseorang yang sangat memerlukan Rumah melihat iklan rumah, maka ia ‘Pasti’ akan membelinya. Jikalaupun orang tersebut belum cocok, biasanya diharga dan mereka akan menawar.

Ini saat dimana sales harus pandai-pandai mengambil kesempatan.

Ciri-ciri orang yang seperti ini adalah mereka yang melakukan search melalui Google.

Nah, 3 poin diataslah yang harus AndaĀ otak-atik agar persentase konversi iklan Anda meningkat. Dengan meningkatnya konversi iklan, maka secara tidak langsung omset bisnis online Anda dapat bertumbuh dengan baik pula.

SEBARKAN KE TEMAN-TEMANMU & BERIKAN KOMENTAR DIBAWAH INI! šŸ™‚
Raafi
Find me on:

Raafi

Seorang blogger sejak 2010 yang menyukai bidang-bidang bisnis, fashion dan segala hal yang berkaitan dengan event planning.
Raafi
Find me on:
Loading...

7 Comments

    • Terimakasih sudah mampir mas, bisnis emang perlu target kalau mau berkembang. Sembari evaluasi dan tingkatkan, hehe.. šŸ™‚

  1. Hi, Mas Riant.

    Kalau boleh sedikit memberi tanggapan, 2 faktor pertama yaitu kekuatan design iklan dan copywriting ada di wilayah domain pebisinis.

    Tapi soal urgensi, itu lebih dominan pembeli atau calon pembeli. Karena cuma pembeli yang tahu sebuah produk urgent atau tidak buat dirinya.

    Anyway, thanks for sharing the tips. šŸ™‚

Bagaimana Pengalaman Bisnismu? Bagikan dengan Kami ;)