Ingin Melatih Cara Berpikir Positif yang Praktis? Ini 7 Tips dan Manfaatnya!7 min read

Dapatkan produk kami - Panduan PLR Social Media Viral Marketing 🔗 & Master Facebook Ads 🔗 Sebelum Kehabisan. Sekarang!
[img.1] Cara Berpikir Positif
Courtesy of Pixabay.com
Loading...

Menarik menilik cara kerja otak & pikiran kita para manusia. Kerumitan yang ada di dalamnya membuat teori-teori banyak bermunculan, yang bersumber dari riset, sains, hingga intuisi seseorang ataupun lembaga. Salah satunya adalah tentang manfaat & cara berpikir positif serta dampaknya pada kehidupan.

Berpikir secara positif adalah pilihan, meski begitu tidak semua orang bisa memilihnya begitu saja. Mengapa? Karena disana terlibat faktor-faktor eksternal yang tak bisa dicegah, misalnya ‘serbuan’ informasi negatif tentang dunia, kekerasan & ketimpangan kesejahteraan.

Meski begitu, memilih berpikir positif bukan berarti menolak segala kenyataan negatif yang terjadi. Tapi ia memilih untuk percaya bahwa akan ada masa depan yang lebih baik, lalu memilih untuk menjadi bagian dari perubahan.

Manfaat dari Pikiran yang Positif untuk Karir, Bisnis & Kehidupan

Jika diuraikan satu-per-satu, akan ada banyak sekali manfaat yang muncul jika kita berpikir secara positif. Saya akan membaginya jadi 3 hal yang menjadi dampak dari pikiran yang positif.

1. Dampak bagi Karir

[img.2] Dampak Berpikir Positif terhadap Karir
Courtesy of Pixabay.com
Bagi seorang Professional, berpikir positif akan memberi dampak positif bagi karirnya. Baik ia adalah seorang self-employee ataupun pekerja di sebuah perusahaan.

Hal ini karena pikiran positif akan melihat sebuah extra-work adalah sebuah jalan untuk naik kelas! Jika ada kesulitan maka ia melihat sebagai tantangan, dan apabila hal baru datang maka ia akan melihatnya sebagai sebuah peluang.

Hal ini akan membuat klien maupun atasan melihat semangat yang ada di dalam dirinya. Hal ini tentu akan berdampak kepada masa depannya, semua hanya sekedar karena mengetahui cara berpikir positif yang benar.

2. Dampak bagi Bisnis

[img.3] Positif Thinking terhadap Bisnis
Courtesy of Pixabay.com
Tak berbeda dengan dampak bagi karir seseorang, bagi pebisnis atau entrepreneur kebiasaan berpikir positif akan memberikan point of view lain terhadap permasalahan produksi.

Ketika supply macet misalnya. Dengan cara berpikir positif yang kuat, maka sang owner akan berinovasi misalnya dengan menawarkan produk orang lain terlebih dahulu atau menerapkan sistem PO (purchase order).

Sehingga akan tercipta inovasi-inovasi baru di dalam perusahaan, khususnya sang owner sebagai pemilik bisnis untuk menciptakan unit bisnis lainnya.

3. Dampak bagi Kehidupan

[img.4] Hidup dengan Pikiran Positif
Courtesy of Pixabay.com
Setelah kita membahas dua hal sebelumnya, kali ini kita akan beranjak ke hal yang lebih abadi, yaitu kehidupan.

Kehidupan sangatlah berharga, karena ia tak sekedar bernilai materi namun juga bernilai immaterial yang sebenarnya tak dapat dinilai oleh apapun.

Dengan menerapkan kebiasaan berpikir positif, seseorang akan menilai segala permasalahan sebagai sebuah butir hikmah yang bisa jadi pelajaran kedepannya.

Maka jika seorang suami melihat adanya kekurangan pada istrinya, ia belajar untuk menjadi pensempurnanya dan merubah ke arah lebih baik. Seorang anak yang terlahir pada kondisi materi yang sulit, akan melihat bahwa ia akan menjadi pengusaha pelepas kondisi sulit keluarganya.

BACA JUGA: Apa itu Otak Reptil?

7 Cara Berpikir Positif yang dengan Mudah Bisa Anda Praktekkan

[img.5] Melatih Berpikir Positif
Courtesy of Pixabay.com
Semua orang bisa melatih diri untuk bisa terus menerus berpikir secara positif melihat kondisi apapun. Berpikir positif disini tentunya yang menghasilkan output berupa action yang produktif.

Berikut saya akan coba jabarkan 7 cara mudah bagaimana agar Anda bisa terus berpikir positif.

1. Seringlah menyapa Diri Sendiri menggunakan Bahasa yang Akrab

Jarang sekali dari kita mengenal siapa diri kita, berbeda jika kita menilai orang lain, sangat mudah dan bahkan cenderung ‘expert’. Mulai sekarang cobalah kenali diri Anda, tapi bagaimana caranya?

Coba bagaimana jika kita ingin mengenal orang lain, bagaimana caranya? Mengajak bicaranya bukan?

Sama juga dengan diri kita, ajaklah bicara diri Anda sesering mungkin. Kenali diri Anda sendiri dan apa saja yang dibutuhkannya, dengan begitu pikiran Anda ke depan akan berkutat pada bagaimana produktivitas diri terhadap karya ataupun ibadah.

Cara berpikir positif seperti ini adalah awal mula paling tepat jika Anda ingin memulai.

2. Catatlah Pikiran-pikiran Negatif dalam diri Anda, lalu Bicara padanya untuk Stop!

Marcel Schwanter seorang pemimpin dan founder dari Leadership From The Core dalam satu artikelnya di Inc.com menyebutkan ada trik yang efektif dilakukan berkaitan dengan pikiran negatif.

Ia menyarankan untuk mencatat kata-kata negatif yang sering muncul di hari-hari Anda, apakah itu: Saya tak bisa, Saya tak tahu bagaimana, ini mustahil, dll.

Loading...

Lalu ketika ia muncul kembali, lawan dengan cara berpikir positif kita dan katakan “Stop!”. Dengan begitu, diri Anda akan berhenti memikirkan pikiran negatif tersebut dan mulai memikirkan hal-hal positif lagi.

3. Persiapkan Lingkungan Anda

[img.6] Lingkungan yang Positif
Courtesy of Pixabay.com
Mempersiapkan lingkungan berarti melakukan filterisasi terhadap diantara siapa saja Anda ingin berada. Berada dengan orang yang positif, akan membawa dampak perubahan terhadap diri kita, menjadi lebih produktif berkarya misalnya.

Prinsip ini sejalan dengan sebuah hadist yang dikemukakan oleh Abu Musa Al-Asy’ariy;

“Permisalan teman duduk yang shalih dan buruk adalah seperti penjual minyak wangi dan tukang pandai besi. Adapun penjual minyak wangi, bisa jadi ia akan memberimu minyak wangi, atau kamu akan membeli darinya atau kamu akan mendapat bau harum darinya. Adapun tukang pandai besi, bisa jadi ia akan membuat pakaianmu terbakar, atau kamu akan mendapat bau yang tidak sedap darinya.” – HR. Bukhari & Muslim

Selain itu, seorang penulis yaitu Leo Babauta dari Zenhabits pun memberikan sebuah trik bagaimana menjaga lingkungan yang baik untuk tetap positif.

  • Sering bergaul dengan orang-orang yang melakukan aktivitas positif yang Anda inginkan.
  • Minta dukungan & pertolongan kepada orang-orang sekitarmu untuk bisa melakukan apa yang Anda inginkan, jika mereka bukan kelompok yang sejalan dengan aktivitasmu.
  • Ikuti komunitas yang positif, lalu ikuti kegiatan-kegiatannya
  • Baca tulisan, buku atau artikel yang positif dan membangun karir Anda
  • Buatlah semacam jadwal, dan berikan alarm terkait hal tersebut
  • Carilah partner yang mendukung aktivitas positif Anda

Cara berpikir positif yang baik tidak bisa hadir tanpa adanya lingkungan yang supportif pula.

Membangun lingkungan yang mendukung, adalah separuh jalan dari tujuan Anda.

4. Fokuskan Energi pada Sisi Baik suatu Hal

Dalam setiap permasalahan, pasti ada 2 sisi dibaliknya.

Satu sisi berisikan hal-hal buruk yaitu masalah itu sendiri, satu sisi lain berisikan hal-hal baik yang bisa kita petik dan jadikan hikmah kesepannya.

Orang-orang positif selalu memfokuskan energi serta pikirannya untuk ‘pusing-pusing’ pada sisi positif yang ada pada setiap masalah, hal ini yang membuat mereka lebih dominan membuat (create) daripada mengkritik (criticize).

Cara berpikir ini disebut dengan ‘Realistic Optimist’ menurut seorang Positivity Expert, Joffrey Suprina, Ph.D. dari Argosy University.

Mereka bukan berarti menegasikan sisi negatif, mereka paham bahwa ada dua sisi disana. Tapi pikiran mereka difokuskan untuk memikirkan apa hal positif yang bisa dikerjakan dari masalah ini, begitu cara berpikir positif mereka.

BACA JUGA: Cara Menjadi Orang Sukses & Menghasilkan di Bidang yang Anda Sukai, Apapun Itu

5. Berhenti Me-label Sesuatu sebelum Terkonfirmasi

Sebuah label apapun itu akan berdampak buruk pada diri kita, dan pada komunitas secara umum. Orang-orang yang berpikiran positif memiliki kemampuan untuk berhenti sejenak ketika mendapatkan info-info atau berita.

Mereka akan mengkonfirmasi ada apa di balik info tersebut, termasuk info-info yang beredar di bisnis atau perusahaan seorang entrpreneur.

Isu-isu negatif memang sangat cepat beredar di lingkungan kerja, padahal ia belum tentu benar. Cara berpikir positif yang cerdas adalah berkemauan untuk mengkonfirmasi hal itu, sebelum ia terlanjur dicerna sebagai isu buruk yang berdampak pada dirinya.

6. Mulai Berpikir Positif dari Hal-hal yang Kecil

[img.7] Mulai dari Hal-hal Kecil
Courtesy of Pixabay.com
Hal-hal besar dimulai dari hal kecil, sama juga dengan pikiran positif.

Dagangan dicuri, positif thinking kalau itu adalah pelajaran untuk lebih berhati-hati lagi; Partner bisnis bawa kabur modal, positif thinking kalau itu adalah cara Allah memperingatkan sifat asli orang tersebut; dan peristiwa-peristiwa lainnya.

Setelah mulai terbiasa, maka jika kedepannya ada kejadian yang membawa rugi lebih besar, kita bisa lebih ‘legowo’ mensikapinya.

7. ‘Beri Makan’ Pikiran Positif Anda

Ada perkataan bahwa di dalam setiap manusia itu ada 2 srigala yang ‘hidup’, Serigala Putih dan Serigala Hitam. Serigala Putih akan menjaga kita dari marabahaya, sedangkan Serigala Hitam justru memangsa kita dari dalam.

Siapa Serigala yang akan menang? Tentu Serigala yang terus-menerus kita ‘beri makanan’.

Begitulah analogi dari pikiran kita. Cara berpikir positif pun harus selalu ‘diberi makan’ oleh kita, agar ia tumbuh lebih ‘sehat & kuat’ daripada pikiran negatif kita.

Caranya? Yaitu dengan melaksanakan aktivitas yang akan menolong emosi tersebut.

Studi mengatakan bahwa ada dua aktivitas yang dapat membantu pikiran positif, yaitu dengan bermeditasi (berdiam diri, atau berdzikir untuk yang muslim) dan menulis jurnal.

Begitu juga dengan menghabiskan waktu bersama keluarga dan beraktivitas dengannya.

Semua aktivitas hal itu memiliki kemampuan untuk meningkatkan perasaan positif, perasaan positif artinya pikiran positif.

Bagaimana Berpikir Menentukan Respon yang Akan Anda Keluarkan

[img.8] Respon bergantung pada Pikiran
Courtesy of Pixabay.com
Sebagai seorang entrepreneur, respon kita terhadap sebuah permasalahan sangat menentukan masa depan bisnis atau perusahaan kita. Jika respon kita tepat, maka akan terlihat apakah kita cukup dewasa untuk menjadi seorang pemimpin.

Dan respon tersebut, ditentukan oleh cara berpikir kita sekarang. 🙂

Loading...

Raafi
Find me on:

Raafi

Seorang blogger sejak 2010 yang menyukai bidang-bidang bisnis, fashion dan segala hal yang berkaitan dengan event planning.
Raafi
Find me on:

1 Comment

  1. Artikel yang sangat besar bagus mas Raafi. Oya salah satu cara untuk membangun pola berpikir positif juga bisa dengan membiasakan olahraga. Dengan badan yang sehat lebih mudah untuk berpikir positif.

Bagaimana Pengalaman Bisnismu? Bagikan dengan Kami ;)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.